PARTAI POLITIK SAAT INI HARUSNYA SEPERTI

toko dewasa

PARTAI POLITIK BERADAB MESTINYA DUKUNG CAGUB BERMARTABAT

Sebuah Pesan Luhur Demi Jakarta Yang Beradab
Oleh  : Ferdinan H

RUMAH RAKYAT UNTUK PEMIMPIN BERADAB

Pilkada DKI segera akan memasuki kalender politiknya yang targabung dalam Pilkada serentak tahap kedua bersama dengan beberapa propinsi dan kabupaten kota seantero Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalender politik yang akan dimulai dari penyerahan dukungan bagi calon yang akan maju dari jalur independent Agustus 2016 akan bergulir.

Suhu dan tensi politik akan memanas dan meningkat secara nasional dan khususnya di Jakarta yang menjadi Ibukota Republik Indonesia.

Tensi dan suhu politik di Jakarta dapat dipastikan akan terus meningkat tajam mengingat Cagub Petahana Basuki Tjahaja Purnama tidak juga merubah gaya memimpinnya hingga terjadi penolakan secara terbuka dari rakyat Jakarta kepada Ahok sang Gubernur.

Di Jakarta Utara bahkan terjadi perjuangan intifada melempari Gubernur yang datang untuk meresmikan taman. Di Jakarta Timur muncul spanduk penolakan kehadiran Gubernur pada acara Festival Condet. Di Jakarta Barat, Pusat dan Selatan mulai muncul penolakan terhadap Ahok melalui Forum RT RW DKI Jakarta.

Penolakan terhadap Gubernur oleh rakyatnya adalah wujud nyata tak terbantahkan bahwa sesungguhnya Ahok tidak lagi diinginkan memimpin Jakarta karena Ahok terlalu kontroversial dan sering bikin gaduh.

Ahok itu cagub yang penuh problematik. Kalau Presiden Jokowi meresufle mentrinya karena bikin gaduh, maka jadi aneh sikap Presiden Jokowi yang secara vulgar mendukung Ahok bahkan terkesan menjadi tim sukses Ahok hingga rela mengatur situasi agar Ahok bisa ketemu dengan Ibu Mega Ketum PDIP yang memang jadi penentu utama permainan dalam Pilkada DKI Jakarta.

Standar ganda sikap Presiden Jokowi memecat mentri yang berisik tapi malah mendukung Ahok yang bukan sekedar berisik tapi juga kasar, temperamen tinggi, tidak berbudi pekerti baik, tidak bermartabat bahkan terindikasi terlibat kasus korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras, Pembelian lahan milik sendiri di cengkareng dan kasus dana retribusi reklamasi.

Bagaimana dengan sikap partai politik? Sampai saat ini dari 10 parpol di DKI Jakarta, tercatat baru 3 partai yang resmi punya sikap mendukung Cagub yaitu Ahok. Partai tersebut adalah Golkar, Nasdem dan Hanura yang memang adalah parpol saudara kandung, parpol satu bapak satu ibu satu ideologi.

Sebagai masyarakat kami menyarankan kepada parpol yang belum menyatakan dukungan kepada cagub manapun agar berhati-hati dalam menyatakan dukungan. Dukunglah cagub yang “bersih, jujur, cerdas, tegas dan bermartabat“. Tidak elok mendukung cagub yang tidak memenuhi kriteria tersebut. Jakarta sebagai ibu kota negara harus dipimpin gubernur yang beradab, perduli rakyat kecil dan mampu menyelaraskan kebutuhan perkembangan kota dengan kepentingan rakyat kecil.

Kami sangat berharap bahwa partai politik akan mengedepankan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan bangsa dan kepentingan negara serta tidak hanya mementingkan kepentingan kelompoknya saja. Mari kita bangun Jakarta dengan beradab, kita bangun Jakarta dengan manusiawi, kita bangun Jakarta untuk Indonesia bukan untuk orang asing.

Jakarta, 02 Juli 2016

RUMAH RAKYAT UNTUK PEMIMPIN BERADAB

Sumber : citizenjurnalism.com

viagra asli
Tags:
author

Author: